Tips dan Trik Cara Memelihara Ikan Koi Agar Tidak Mati,-Ada
beberapa faktor yang menyebabkan ikan koi jadi cepat mati dan biasanya
terjadi karena virus herpes pada ikan koi yakni KHV. Virus ini bisa
membunuh ikan koi dan bisa menular dengan cepat antara satu ikan dengan
ikan koi lainnya.
Akan tetapi, sebelum memastikan
kematian ikan dikarenakan virus KHV, ada baiknya jika anda memeriksa
beberapa hal terlebih dulu untuk mencari penyebab ikan koi sakit lalu
mati tersebut.
Pada
umumnya, penyakit ikan koi ini bisa menjangkiti beberapa ikan baru yang
belum atau sudah dikarantina, selain itu mutu air atau pH, suhu serta
beberapa racun lainnya, ikan yang terlalu padat juga memiliki pengaruh
terhadap kematian koi.
Supaya bisa terhindar dari masalah ini, maka anda harus mengetahui dengan benar cara memelihara ikan koi agar tidak mati yang akan kami ulas dibawah ini.
1.Perhatikan Gejala Penyakit Koi
Kematian
ikan koi bisa terjadi karena penyakit yang diderita ikan koi. Untuk
itu, and abisa mendeteksi penyakit tersebut dengan mengamati tanda
gejala awal yang terjadi sehingga bisa diatasi dengan cepat.
Tanda-tanda
awal dari ikan koi yang skit adalah hilangnya nafsu makan, ikan koi
terlihat malas, pergerakan nafas serta insang terlihat lebih cepat serta
lebih senang diam di dasar kolam.
Pada
gejala awal ini, produksi lendir pada ikan akan semakin banyak serta
lendir juga keluar dari bagian insang dan melekat disitu. Selain itu,
tanda ikan koi sakit juga bisa terlihat pada tekstur kasar seperti
berpasir yang terjadi pada pangkal ekor, dada dan perut bagian bawahnya.
2.Hindari Pemicu Penyakit Koi
Anda
sebagai pemelihara ikan koi juga harus menghindari beberapa pemicu yang
menjadi penyebab ikan koi terserang penyakit. Ada banyak tipe bakteri
yang bisa menyerang ikan koi seperti asalmonicida, hidrophila,
aeromonas, acavide dan juga flavobacterium psychophila.
Untuk
mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan beberapa bakteri tersebut,
bisa dilakukan dengan menambahkan garam ikan kedalam air sehingga bisa
mencegah secondary diseases.
Tanda
yang ditunjukkan oleh ikan koi yang sedang sakit hanya berlangsung saat
ikan sedang terinfeksi dan bisa terlihat lebih mencolok pada suhu
antara 18 sampai 26 derajat celcius.
3.Manipulasi Air
Menaikkan
suhu air sampai diatas 26 derajat celcius adalah langkah yang bagus
untuk menghindari kematian ikan koi setelah itu suhu bisa diturunkan
secara bertahap. Di beberapa negara seperti Israel, beberapa petani ikan
koi menambahkan kekebalan ikan koi dengan cara memanipulasi suhu air
yang disebut dengan naturally immune fish dan ini membuktikan penurunan
kematian ikan koi dari ynag tadinya 80 persen menjadi hanya 5 persen
saja.
4.Gunakan Ukuran Akuarium Yang Tepat
Apabila
anda memeilihara ikan koi di dalam media akuarium, maka pemilihan
ukuran akuarium menjadi hal penting yang harus anda pikirkan. Ukuran
akuarium harus sesuai dengan banyaknya ikan koi yang akan dipelihara
dalam akuarium tersebut.
5.Memilih Bibit Ikan Koi
Memelihara
ikan koi di kolam ataupun di akuarium tetap harus memperhatikan dari
sisi pemilihan bibit ikan koi yang baik. Pemilihan bibit ikan koi memang
bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan akan tetapi bisa tetap terlihat
dari fisik ikan koi yang akan anda beli. Bibit ikan koi berkualitas
akan memastikan pertumbuhan ikan koi tidak akan terganggu dan
menghindari ikan koi terjangkit penyakit lalu mati dengan cepat.
6.Jangan Pakai Kolam Ikan Baru
Kolam
ikan yang masih baru atau baru saja selesai dibuat tidak baik digunakan
sebagai media memelihara ikan koi. Dalam kolam baru masih banyak
kandungan racun serta semen dan cat yang sangat berbahay untuk ikan koi
dan bisa menyebabkan ikan koi mati. Sedangkan untuk air ledeng yang
mengandung kaporit juga berbahay untuk ikan koi sebab menjadi zat yang
beracun untuik ikan hias ini.
Cara memelihara ikan koi agar tidak mati
bisa anda lakukan dengan memakai kolam ikan yang masih baru sesudah 1
sampai 2 minggu dari hari selesai dibuat. Diamkan air ledeng di dalam
kolam ikan tersebut selama beberapa hari serta airasi yang rutin seperti
memakai filter berkualitas atau menyediakn pompa udara di dalam kolam
ikan.
7.Jaga Kadar Oksigen Dalam Kolam
Kualitas
oksigen juga berperan penting dalam pertumbuhan ikan koi. Apabila
kualitas oksigen berkurang, maka mengakibatkan ikan koi lebih sering
muncul ke permukaan untuk mengambil oksigen tambahan yang tidak bisa
didapat dari air. Jika keadaan ini dibiarkan dan tidak cepat ditangani,
maka ikan koi akan mati perlahan karena lemas.
Oleh
karena itu, sediakan beberapa pompa air dan rawat serta perbaiki filter
kolam ikan koi sehingga selalu terjaga kinerjanya dan bisa menghasilkan
kadar oksigen cukup untuk ikan koi.
8.Perhatikan Ikan Koi Baru
Penyebab
ikan koi jadi mudah mati selanjutnya adalah karena tambahan ikan koi
baru yang akan sangat mempengaruhi ikan koi yang sudah lebih dulu
menghuni kolam. Ini akan membuat ikan koi stress dan bisa melompat
keluar dari kolam.
Akan
lebih baik, sebelum anda menambahkan ikan koi baru ke dalam kolam,
karantina terlebih dahulu ikan koi baru tersebut di kolam lain atau
menggunakan bak penampungan dengan airasi yang cukup. Selain itu,
tambahkan air dari kolam yang lama supaya ikan bisa beradaptasi dan
tidak stress dan tambahkan juga garam ikan supaya ikan bisa lebih
tenang.
9.Hindari Pestisida Dalam Air
Apabila
kolam ikan koi yang anda miliki dialiri oleh air dari selokan, maka
bisa menyebabkan pestisida ikut masuk ke dalam kolam ikan koi tersebut.
Selain itu, air hujan yang turun melalui genting juga akan membuat
pestisida ikut masuk ke kolam ikan.
Pestisida juga bisa masuk ke dalam kola melalui beberapa peralatan kolam ikan koi, pakan koi
dan juga tangan manusia. Agar ikan koi tidak cepat mati, pastikan tidak
ada akses masuknya pestisida ke dalam kolam ikan koi yang anda miliki.
10.Hindari Parasit Ikan Koi
Ikan
koi juga bisa terserang penyakit seperti kutu air atau kutu jangkar.
Salah satu parasit ikan koi ini akan menyebabkan ikan koi mati secara
perlahan. Untuk pencegahannya, pastikan ikan koi tidak memiliki luka di
sekujur tubuhnya sebab ini bisa menimbulkan infeksi yang semakin lama
akan menjalar dan menimbulkan kematian pada ikan koi.
11.Hindari Serangan Predator
Cara
memelihara ikan koi agar tidak mati berikutnya adalah memastikan tidak
ada predator di sekitar kolam ikan atau akuarium ikan koi. Predator ikan
koi sendiri juga cukup banyak seperti ular, burung, kucing, tikus,
lingsang dan sebagainya.
Untuk
itu, pastikan lingkungan sekitar kolam ikan koi aman terlindungi dari
berbagai predator berbahaya tersebut, dengan cara membuat pagar tinggi
di sekeliling kolam ikan koi dan beberapa cara lainnya.
sumber https://medium.com/@olivdina22/